Resiko Menjadi AVSEC Bandara Yang Perlu Anda Ketahui

Resiko Menjadi AVSEC
Resiko Menjadi AVSEC

Apa saja sih resiko menjadi AVSEC Bandara ketika bertugas di bandara? Sama seperti pekerjaan-pekerjaan pada umumnya, AVSEC Bandara juga memiliki resiko yang harus dihadapi ketika bertugas. Terlebih AVSEC sendiri bekerja di bidang keselamatan dan keamanan penerbangan pastilah resiko yang dihadapi sangat tinggi dengan berbagai kompleksitasnya.

Bagi Anda yang menginginkan profesi bergengsi ini tentulah melalui pertimbangan yang matang. Hal ini karena menjadi AVSEC Bandara juga memiiki resiko yang harus ditanggung oleh masing-masing personil AVSEC Bandara ketika mengemban tugas menjaga keamanan bandara.

Area Tugas AVSEC Bandara

Setiap bandara memiliki cakupan area yang sangat luas untuk diawasi AVSEC Bandara. Area tersebut antara lain:

  • PA (Publik Area)

Kawasan ini merupakan kawasan bebas namun tetap diawasi oleh AVSEC Bandara mengingat bahwa bukan hanya menjaga keamanan dan keselataman para penumpang dan awak pesawat namun juga memastikan keamanan dari Bandar udara.

  • Restricted Publik Area

Tidak sembarang orang boleh memasuki kawasan ini. Wilayah ini hanya diperuntukkan bagi para penumpang yang memiliki tiket sesuai dengan KTP, tangggal, jam keberangkatan dll.

  • SCP 1 atau Security Check Point 1

Sebelum masuk ke bandara biasanya Anda akan bertemu petugas AVSEC Bandara yang berdiri disebelah mesin pemindai X-Ray yang akan memindai dan memeriksa barang bawaan Anda demi menjaga keselamatan.

Lalu mengingat wilayah cakupan kemanan bandara yang cukup luas, ada beberapa resiko AVSEC Bandara dalam bertugas diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Terluka

Dalam setiap profesi apalagi yang memiliki tugas menjaga keamanan dan keselamatan seperti AVSEC Bandara banyak orang, tentunya resiko terluka mungkin terjadi. Tak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang akan melanggar hukum atau melakukan kejahatan di Bandar udara, dengan sigap AVSEC Bandara harus mengamankan keselamatan para pengguna jasa Bandar udara.

Sekolah AVSEC Indonesia

  • Bersinggungan dengan barang yang berbahaya

Seorang AVSEC Bandara dalam menjalankan tugasnya juga dibekali dengan peralatan yang canggih serta modern guna memindai barang bawaan para penumpang. Sebelum masuk ke Bandar udara tentunya wajib bagi para penumpang pengguna jasa Bandar udara untuk melewati mesin X-Ray yang akan diawasi oleh AVSEC Bandara.

Nah hal tersebut tak menutup kemungkinan jikalau ada penumpang yang membawa barang-barang yang akan membahayakan keselamatan orang lain mulai dari bahan yang mengandung nuklir hingga bahan yang dapat meledak.

  • Dimarahi oleh penumpang

Banyak sebagain orang yang kurang paham mengenai tugas dan kewajiban dari AVSEC Bandara. Banyak orang yang mengganggap bahwa keberadaan AVSEC Bandara hanya dianggap mengangu dan merepotkan para penumpang. Tak menutup kemungkinan penumpang akan marah jika merasa terganggu saat petugas AVSEC Bandara membongkor barang bawaannya.

Bagaimana, anda tertarik dengan profesi bergengsi namun berisiko tinggi ini? Jika anda ingin bekerja sebagai personil AVSEC ada cara yang cukup mudah untuk meraihnya. Cara itu adalah melalui pendidikan dan pelatihan khusus yang diselenggarakan sekolah AVSEC. PSPP Penerbangan adalah salah satu sekolah AVSEC terbaik di Indonesia yang memiliki reputasi internasional.

Baca Juga: Biaya Pendidikan Sekolah Penerbangan AVSEC Bandara Berlisensi Resmi.

Sekolah penerbangan yang telah beroperasi sejak 2010 ini juga dikenal memiliki fasilitas pendidikan yang terbilang lengkap dengan materi pengajaran berstandar internasional. Yang menarik, mengikuti pendidikan di PSPP Penerbangan juga akan mendapatkan STKP atau Surat Tanda Kecakapan Personal yang merupakan lisensi resmi untuk menjadi AVSEC bandara.

Nah, itulah ulasan mengenai beberapa resiko menjadi AVSEC saat bertugas di bandara yang dapat kamu pertimbangkan. Semoga bermanfaat dan terima kasih.