Benda Yang Dilarang Dalam Penerbangan Internasional

Benda Yang Dilarang Dalam Penerbangan Internasional
Benda Yang Dilarang Dalam Penerbangan Internasional

Benda Yang Dilarang Dalam Penerbangan Internasional? Seorang penumpang pesawat termasuk pada rute penerbangan internasional tentunya sangat lazim untuk membawa barang bawaan. Barang bawaan yang dibawa oleh penumpang bisa masuk dalam bagasi ataupun pada bagasi kabin. Namun, ada beberapa peraturan yang membatasi barang bawaan seorang penumpang.

Benda yang dilarang dalam penerbangan international ini tergolong pada beberapa kategori barang. Ada baiknya untuk mengetahui barang-barang apa saja yang dilarang untuk dibawa dalam penerbangan internasional.

Apa Saja Kategori Benda Yang Dilarang Dalam Penerbangan Internasional?

Tidak semua benda dapat dibawa dalam penerbangan. Terutama penerbangan internasional, rute antar negara tersebut memiliki peraturan dan pemeriksaan yang lebih ketat dalam hal barang bawaan.

Pelarangan tersebut bukan tanpa alasan, karena berguna untuk menjaga keamanan dan keselamatan penumpang lainnya. Hal tersebut mengingat perjalanan udara memerlukan keamanan yang sangat tinggi.

Hindari membawa barang-barang yang termasuk di daftar berikut ini supaya tidak tersangkut di pos pemeriksaan barang bawaan.

  1. Senjata dan Benda Tajam

Semua jenis senjata dan senjata tajam dilarang untuk masuk pesawat. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam pesawat.
Benda tajam pun dilarang untuk dibawa ke dalam kabin, bahkan seperti jarum, gunting kuku, pisau cukur, atau hal non senjata lainnya pun dilarang dibawa.
Ada baiknya masukkan pada bagasi dan tidak dibawa ke dalam kabin untuk mencegah barang tersebut tertahan di pos pemeriksaan.

  1. Benda Berwujud Gas

Semua barang dengan kandungan gas di dalamnya dilarang dibawa ke dalam pesawat. Barang berisi gas terutama yang bertekanan memiliki resiko meledak yang tinggi. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya ledakan akibat tekanan dalam pesawat yang berbeda dengan di darat, benda berwujud gas dilarang dibawa dalam penerbangan.

  1. Cairan Di Atas 100 mL

Cairan yang bervolume lebih dari 100 mL dilarang untuk masuk kedalam kabin. Namun, ada pengecualian untuk beberapa benda. Jenis benda tersebut yang mendapat pengecualian adalah makanan bayi, obat-obatan yang perlu dikonsumsi, hingga diet khusus untuk penderita diabetes.

  1. Produk dari Hewan

Benda yang dilarang dalam penerbangan international selanjutnya adalah produk olahan hewan. Produk tersebut seperti daging, susu segar, ataupun keju. Alasannya adalah dikhawatirkan membawa bakteri patogen yang dapat menginfeksi penumpang lainnya.

  1. Bahan Peledak

Untuk menghindari resiko terjadinya ledakan, semua maskapai penerbangan melarang bahan peledak masuk pesawat baik itu di dalam bagasi ataupun kabin. Resiko meledaknya bahan tersebut tentu tidak diinginkan dan sangat membahayakan. Apabila ingin membawa bahan peledak, sebaiknya gunakan jasa pengiriman lain non pesawat.

  1. Benda yang Menyebabkan Potensi Cedera

Walaupun tidak tajam, tetapi barang yang memiliki potensi untuk mencederai penumpang lain perlu disimpan dalam bagasi kabin. Tongkat baseball, pancingan, skateboard, termasuk benda yang dilarang dalam penerbangan international karena berpotensi mencederai penumpang lain. Barang-barang tersebut wajib untuk disimpan dalam bagasi check in. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada penumpang maupun awak pesawat.

  1. Bahan Kimia Berbahaya

Bahan kimia yang bersifat asam, korosif, radioaktif, mengandung merkuri, serta sifat-sifat berbahaya lain dilarang untuk dibawa pada penerbangan. Larangan tersebut berlaku baik untuk di kabin maupun di bagasi. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya reaksi dari bahan kimia yang dapat membahayakan penerbangan.

Sekolah AVSEC Indoneisa

Itulah jenis-jenis benda yang dilarang dalam penerbangan international. Patuhilah larangan tersebut demi kelancaran dan keamanan penerbangan. Jangan mencoba melanggar, karena bisa jadi Anda akan terkena sanksi dari otoritas setempat.